Barcelona Juara, Semoga MU (tak) Jera!

Selebrasi Kemenangan (Foto: Kompas)

Barcelona akan menang selisih dua gol, kata seorang pengunjung dari Costa Rica di website UEFA. Seorang lainnya dari Ghana menuliskan, Barcelona akan memang 2-0 atas MU”. Saya pun demikian, memperkirakan selisih gol akan lebih besar untuk tim dari Catalan ini.

Walau hanya Juventus FC yang terpatri di hati, di laga final Champion Eropa tahun ini, saya jagokan Barcelona. MU tidak. Beberapa kawan dekat saya kirimi pesan bahwa skor akan telak untuk Barcelona. Yang di Wakatobi, di milis Komunitas Blogger Anging Mammiri, di group BBM ISLA Unhas, di Twitter dan FB semua tahu saya menjagokan Barcelona.

***

Mungkin berlebihan tapi jika Anda penonton liga Eropa semisal Inggris, Italia atau Spanyol maka performa Barcelona di lapangan hijau adalah yang terbaik. Mereka kompak, ciamik dan menakjubkan memainkan bola. Manchester United boleh juara di EPL tahun ini, tapi Barcelona adalah pengecualian.

Bukan karena sosok Messi, Iniesta atau Xavi, tetapi bagaimana mereka sebagi satu tim dengan kolektifitas permainan, mental dan kerjasama antar lini yang sangat efektif. Madrid yang melempem bersama Maurinho dan si sombong Ronaldo hanya jadi pengekor di Liga Spanyol. Barca adalah si Jawara.

Kemenangan atas Manchester United FC 3-1 di Wembley Stadium adalah gelar ke-4 Barcelona di altar Champion Eropa. Tiga gol dari Pedro Rodriguez, Lionel Messi dan David Villa hanya mampu dibalas satu sontekan dari Wayne Rooney. Skor ini sepertinya sangat mudah diprediksi.

Kinerja Javier Mascherano, yang menggantikan Carles Puyol serta Abidal di bek kiri mampu mematikan kreasi si Korea Park Ji Sung, Valencia dan Nani. Para pemain tengah Barcelona seperti hendak memamerkan permainan bola dari kaki ke kaki. Lincah terukur dan buat mati kutu pemain tengah MU.

Gol Pedro adalah buah manis umpan Xavi si jenderal.  Lalu dua gol indah dari Messi dan Villa menjadi bukti bahwa Barcelona adalah yang terbaik tahun ini di liga Eropa. Berkaca dari statistik pertandingan terllihat pada target untuk terciptanya gol pada Barcelona 12 sedang MU hanyua 1 jelas menjadi tanda kelebihan Barca.

Sesumbar beberapa pemain MU sebelum laga yang akan menjungkalkan anak asuh Pep serta arogansi fans yang mengerdilkan kemampuan Messi, kini jera dengan skor telak itu. MU mesti berkaca lagi! Jumlah korner 6 dan MU nihil. Ball Possesion 63% untuk Barca dan 37% untuk MU sekali lagi jadi penegas.

Jadi wajar jika Nemanja Vidic, kapten MU malam itu mengakui Barcelona lebih baik dari mereka. Barcelona yang diarsiteki Pep Guardiola ini juara di Wembley Arena, Inggris. Juara di depan Michael Platini, warga Perancis pemimpin UEFA sekalligus mantan Juventinian!

Selamat!

Advertisements