Ricuh UFC 229 dan Kemarahan Khabib

Seperti prediksi, si Jalang Conor McGregor akhirnya mengiba, bersimpuh, bertekuk lutut pada Khabib Nurmagomedov alias Si Elang dari Russia . Pyswar, umpatan dan kesombongan Conor telah menghantarnya ke kuncian Khabib yang sungguh mematikan. Pertarungan di Las Vegas tersebut menjadi heboh setelah seorang pria bernama Dillon Danis disebut sebagai target kedua Khabib yang ingin dilumpuhkan padahalContinue reading “Ricuh UFC 229 dan Kemarahan Khabib”

Candid Menteri Susi, antara Kopi dan Kamera

Melihat Menteri Susi berolahraga paddling sudah biasa kan? Di beberapa media cetak dan online penampilannya menjadi terlihat berbeda dan ‘perkasa’ karena kelihaiannya mengayuh paddle sambil berdiri. Dia mampu menjaga keseimbangan serta berani menghadapi gelombang. Pada satu kesempatan, dia terlihat mengayuh paddle di tepi tebing batu besar dan bisa saja dihempas gelombang utara Pulau Natuna yangContinue reading “Candid Menteri Susi, antara Kopi dan Kamera”

Ada Tanya di Antara Matak dan Teluk Butun [Sajak]

Ada tanya di antara Matak dan Teluk Butun Pagi itu, di separuh November.  Di antara Matak dan Teluk Butun, aku memandang lekuk bukit pekat.  Nampak melintang kabut tipis serupa jembatan pada keduanya. Juga pohon-pohon nyiur serupa kelopak mawar yang sebentar lagi mekar. Awan tebal jadi penghalang.  Nyiur tak melambai, tak ada tanda dari riak, anginContinue reading “Ada Tanya di Antara Matak dan Teluk Butun [Sajak]”

Prof. Achmar Mallawa: Benahi Pendataan Ikan untuk Tata Kelola yang Lebih Baik

Prof. Dr. Achmar Mallawa, DEA, Guru Besar Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin dengan sukacita membagikan perspektifnya terkait dimensi kebijakan pembangunan sektor Kelautan dan Perikanan kontemporer dan masa depan perikanan Indonesia. Penulis bertemu alumni Universite de Perpignan, Perancis ini pada pagi muda di tepian pantai Kota Kendari, tepatnya di Hotel Clarion (16/9). BeberapaContinue reading “Prof. Achmar Mallawa: Benahi Pendataan Ikan untuk Tata Kelola yang Lebih Baik”

Praktek Fasilitasi Petapa Untuk Pembangunan Desa

Praktek pembangunan daerah terkendala pada kecenderungan masyarakat yang makin skeptis. Masyarakat kehilangan inisiatif untuk berkreasi berdasarkan kapasitas tersedia, masyarakat dikondisikan untuk tergantung pada asupan pihak luar. Inilah tantangan bagi fasilitator untuk mencari celah bagaimana melahirkan inisiatif.