Jejak Berkesan Johannes ‘Pak Bi’ Subijanto

Mengenang seorang Johannes Subijanto seperti mengenang ayah saya. Keduanya seumuran, rendah hati, tanpa bakat pemarah. Sebenarnya saya berkenalan sejak 4 tahun lalu di Wakatobi namun merasa dekat Pak Bi, begitu panggilannya, sejak 6 bulan lalu. Belumlah lama namun sangat mengesankan. Darinya, saya mencecap pelajaran hidup tentang bagaimana mencintai pekerjaan, berlaku seimbang, konsisten pada yang diyakiniContinue reading “Jejak Berkesan Johannes ‘Pak Bi’ Subijanto”