Senoa, Pesona Memukau Beranda Nusantara

Saya ke Natuna via Batam pada 5 Agustus dengan semangat patriotik. Sungguh patriotik. Bukan karena Agustus adalah padang bulan kemerdekaan tetapi karena sentilan dari China.

Lho kok? Iya, tetiba saja saya terkenang ujaran Winston Churchill yang melegenda itu.

Churchill berujar, kita akan mempertahankan pulau kita, berapa pun biayanya, kita harus berperang di pantai, kita akan bertempur di tempat pendaratan, kita akan bertempur di ladang dan di jalanan, kita akan bertempur di bukit; kami tidak akan pernah menyerah.

Ingatan itu hadir sebab Pemerintah China menyampaikan nada protes atas inisiatif dan tekad Pemerintah kita memberi nama Laut Natuna Utara untuk sisi selatan Laut China Selatan yang selama ini disematkan ke wilayah teritori kita. Keputusan yang memicu kritik Beijing. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang menganggap nama baru itu tak masuk akal.

“Loh, kenapa tidak (berhak)? Kan itu laut Natuna Utara kita,” jawab Menteri Susi.

20170805_164208

Jetty Senoa (foto: KA)

***

Setelah menghabiskan malam pertama di Natuna di Hotel Natuna yang bersih, esoknya, 6 Agustus, saya ikut rombongan pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan berkunjung ke Pulau Senoa. Tipe pulau yang sudah lama menjadi incaran saya sebab terkabar pesona dan keunikannya. Apalagi ini di perbatasan jauh di Utara Indonesia.

20170805_160628

Menikmati hamparan pasir pantai (foto: KA)

20170805_160733

Menggoda untuk direnangi (foto: KA)

Pulau ini sesungguhnya tak begitu jauh dari ibukota Natuna, Ranai. Setelah berkendara sekira 15 menit, saya sampai di dermaga, tempat bertolak ke seberang. Jika yang lain naik pompon, saya waktu itu naik perahu Angkatan Laut, lengkap dengan para prajurit Angkatan Laut, penjaga kedaulatan RI di perbatasan Indonesia – Kamboja dan Vietnam ini.

Sebuah dermaga kokoh menyambut. Dermaga atau jetty baja ini adalah bantuan Pemerintah untuk menjadikan Senoa sebagai pulau layak kunjung. Satu bendera merah putih menjulang di atas bukit batu di sisi kiri jetty.  Pesona Senoa layak dijajal. Untuk snorkeling, diving, maupun untuk olahraga laut seperti berkano.

Di sekitarnya terhampar pantai indah, batu unik serta hamparan pasir yang memukau. Ada pulau satu bangunan yang konon dibangun untuk keperluan pariwisata. Ada pula papan peringatan bahwa pulau ini telah masuk sebagai kawasan konservasi perairan daerah Natuna. Okelah!

Cahaya sore yang berpendar dari tebing batu, dari paras laut hingga percik air laut memberi nuansa indah saat menyambangi pulau tak berpenghuni ini.

20170805_155652

Lekuk indah Senoa (foto: KA)

20170805_161820

Eits…

Nama Senoa, diambil dari kata Senua adata berbadan dua, hamil. Merupakan buah nama dari cerita legenda perempuan hamil yang kemudian dianggap menyerupai bentuk pulau ini. Senoa atau Senua serupa wanita hamil yang sedang berbaring.

Selain pantai pasir dan topografinya yang unik, Senoa juga mempunyai potensi terumbu karang yang lumayan bagus meski tak luas, demikian pula vegetasi darat yang masih perawan. Ada pula sarang-sarang burung walet putih yang menempel di gua-gua pulau.

Tak hanya memeriksa lekuk dan potensi Senoa, tetamu yang datang siang hingga petang ini menjadikan Senoa sebagai tempat rekreasi. Bahkan petinggi nomor 1 Kementerian Kelautan dan Perikanan menghabiskan waktu, dari siang hingga petang dengan ber-paddle board.

20170805_155558

Indah ya? (foto: KA)

20170805_173624

Menteri Susi bermain paddle-board di tepian Senoa. Mau? (foto: KA)

Kami pulang dari Senoa dengan sukacita. Dengan pengharapan, dengan tekad. Bahwa kita semua harus menjaga pulau-pulau di beranda Nusantara itu sebagaimana yang telah ditunjukkan oleh Churchill untuk negaranya.

Tebet, 22/08.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: