Saya, Galesong dan Segala yang Berubah

Tulisan acak ini didedikasikan untuk nenekku almarhumah Aisyah Daeng Baji, bapakku almarhum Azis Daeng Salle dan sanak keluarga di Galesong Raya. Tulisan ini juga didasari dari motivasi yang dihembuskan Darmadi, sahabat serumah di Jakarta. Madi bertitah, “Jika hendak mencari kemurnian datanglah ke hulu, ingin kekayaan segeralah ke muara”. Iya, kita di Galesong Raya punya kekayaan, setidaknyaContinue reading “Saya, Galesong dan Segala yang Berubah”

Daeng Liwang, Jati Diri Nelayan Galesong

Di balik banyaknya program-program pembangunan di pesisir yang gagal, rasanya perlu untuk kita mengenal siapa sebenarnya nelayan atau komunitas di pesisir itu. Ini penting untuk melihat relasi mereka dengan alam, dengan kelompok sosialnya hingga pasar produknya. Cerita dalam tulisan ini adalah buah pertemuan penulis dengan beberapa nelayan di Desa Mangindara, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar,Continue reading “Daeng Liwang, Jati Diri Nelayan Galesong”

Telisik Kehidupan Patorani di Galesong Raya

Tak bisa dipungkiri, nelayan adalah pilar ekonomi di Galesong Raya, Takalar. Jika demikian adanya, Bupati terpilih nanti harus peduli kehidupan nelayan termasuk nelayan patorani. *** Musim barat beringsut pergi, musim timur merapat. Di pantai, perahu-perahu nelayan seperti sedang berjemur setelah semusim bersembunyi di muara sungai di musim barat. Pulau Sanrobengi di seberang daratan Galesong yangContinue reading “Telisik Kehidupan Patorani di Galesong Raya”