Setelah Duka Terbitlah Terang (Mengenang 8 Tahun Tragedi Lengkese’)

“Baru pulang dari bangkenna (kakinya) Bawakaraeng” katanya. Biu’ punya tiga ternak. Itulah yang dijaga dan dirawat. Ternak dari orang tuanya itu menjadi modal penyambung hidupnya setelah lolos dari terjangan maut. “Saat longsor datang saya sedang di rumah. Saya kena tipes. Saya sakit selama tujuh bulan. Kalau tidak begitu mungkin saya kena juga,” katanya. Senyumnya mengembangContinue reading “Setelah Duka Terbitlah Terang (Mengenang 8 Tahun Tragedi Lengkese’)”