Dijamu Hugua, Diberi Buku! (Wakatobi Part 4)

Tanggal 30 September 2011. Jumat malam. Masih pukul 19.00 peserta kunjungan ke Wakatobi telah berada di restoran Patuno Beach Resort. Malam itu, istimewa karena para peserta dijamu oleh rekan mereka selama menjadi bagian dari proyek PKPM JICA beberapa tahun silam yang kini Bupati Kepulauan Wakatobi, Ir. Hugua. Mengenakan baju batik berwarna dasar krem bercelana abu-abuContinue reading “Dijamu Hugua, Diberi Buku! (Wakatobi Part 4)”

Pesona Patuno, Yang Elok dari Wangi Wangi (Wakatobi Part 3)

Pukul 12.05 wita, pesawat kami dari Bau Bau mendarat dengan mulus di Wangi Wangi, di bandara Matahora. Matahora, nama kawasan di timur pulau ibu kota Kabupaten Kepulauan Wakatobi, tempat mana bandara itu dibangun. Perjalanan yang hebat, cuaca bersahabat. Tidak membuang kesempatan, saya mengajak para sahabat untuk foto bareng, hanya beberapa meter dari moncong Dornier 820Continue reading “Pesona Patuno, Yang Elok dari Wangi Wangi (Wakatobi Part 3)”

Dornier Transit di Beto Ambari (Wakatobi Part 2)

Perjalanan menuju Wang-Wangi, ibukota Wakatobi, dari Makassar dengan menggunakan pesawat Express Air mesti melewati pulau Buton. Dornier yang membawa kami pun transit di Bandara Betoambari, Kota Bau Bau . “Kita akan transit di Bandara Beto Ambari, Bau-Bau selama 10 menit” kata Umay dari bilik kabin. Penumpang tidak mesti turun dari pesawat. Dari dalam pesawat terlihatContinue reading “Dornier Transit di Beto Ambari (Wakatobi Part 2)”

Gelak Tawa dari Ruang Tunggu (Wakatobi Part I)

Tanggal 30 September 2011. Loper baru saja menyerahkan koran saat saya membuka pintu rumah.Headlinenya, “Istri Gubernur Protes Dewan”. Di kolom mini atas, ada berita menggiurkan; Oesman Investasi Rp. 3 T di Losari, Makassar. Saya tidak membaca detilnya, lebih memilih menyeruput teh. Koran itu masuk backpack. Pagi itu saya mesti bergegas ke bandara. Di ruang khayal, teras asikContinue reading “Gelak Tawa dari Ruang Tunggu (Wakatobi Part I)”