Saat Laut dan Permukiman Bajo Dibatasi Beton

Perkampung Bajoe, (dok: Tempo/Irmawati) Suku Bajo disebut Suku Laut mendiami pesisir penting di Sulawesi, Kalimantan, Sumatera hingga Malaysia, Brunie dan Filipina. Dikenal sebagai komunitas yang enggan dipisahkan dari pengaruh laut. Di Sulawesi, sebagaimana yang pernah penulis kunjungi, suku ini dapat dijumpai dalam kawasan Taman Nasional Taka Bonerate seperti Pulau Rajuni, Tarupa, Pasitallu, Latondu (Selayar), kecamatanContinue reading “Saat Laut dan Permukiman Bajo Dibatasi Beton”

Sabtu Tragis, Ujian untuk Pemain Bolaku

Sabtu, 15 Oktober 2011. Pagi yang tidak seperti biasanya. Saya terlalu malas untuk bergegas ke kamar mandi. Anak kedua saya, Khalid “Donnie” Adam telah selesai mandi. Pagi itu sebagaimana biasa dia mesti bersiap ke Lapangan Bola AURI di Panaikang. Kaki saya masih berat untuk diayun. Hingga ibunya ambil keputusan, dia yang mengantar si tengah keContinue reading “Sabtu Tragis, Ujian untuk Pemain Bolaku”

Di Marisa, Warga Kompak Menanam Pohon (Gorontalo Part 3)

Kamis tanggal 6 Oktober 2011. Masih pagi sekali Yusman Maonti menemui kami di ruang makan Hotel Alfa, Marisa ibukota Kabupaten Pohuwato. Yusman adalah aktivis LSM di Pohuwato. Dia yang akan mengantar kami ke Desa Marisa, kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato. Pukul 07.15 kami mengarah Marisa. Di mobil kami berlima. Ada Noni dari Gorontalo, dia duduk diContinue reading “Di Marisa, Warga Kompak Menanam Pohon (Gorontalo Part 3)”

Pohuwato, Sebuah Tanya dari Hutino

Tanggal 5 Oktober 2011 di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Ini hari kedua di kabupaten yang pernah dipimpin oleh pengusaha asal Bulukumba, Sulawesi Selatan namanya Zainuddin. Sosok tersebut, kini menjadi Bupati di Bulukumba sejak tahun 2010. Zainuddin adalah tipikal pengusaha sukses berdarah Bugis yang layak diapresiasi loncatan suksesnya. Pohuwato adalah kabupaten di Gorontalo yang berbatasan denganContinue reading “Pohuwato, Sebuah Tanya dari Hutino”

Ada Ancaman di Balik Jagung (Gorontalo Part 1)

Jika menyebut Gorontalo, apa yang terbayang tentangnya? Provinsi baru? Jagung? Fadel Muhammad? Pejuang Nani Wartabone? Kalau saya, yang mengemuka adalah pengalaman tahun 1994 kala KM Kambuno transit di pelabuhan Kwandang. Pelabuhan yang hanya berjarak beberapa kilometer dari kota namun kami urung keluar dari kapal Pelni terbesar saat itu. Tahun 1999, untuk kedua kalinya, saat bekerjaContinue reading “Ada Ancaman di Balik Jagung (Gorontalo Part 1)”