Menyoal Tukang Parkir

Cerita tentang bengalnya tukang parkir di kota mungkin sudah sering didengar, dibahas atau dikeluhkan. Maraknya perparkiran illegal (tanpa karcis) dan ragam tukang parkir dari berbagai kalangan kerap buat jengkel para pengendara atau pemanfaatan fasilitasi publik. Tapi, pengalaman pagi ini menggelikan. Di halaman parkir satu usaha cuci foto di Sungguminasa, Gowa, saya merasa bersalah. Bersalah padaContinue reading “Menyoal Tukang Parkir”

Bersua Haji Muhlis di Paotere

Siang tanggal 24 Maret 2011, terik mendera Pelabuhan Paotere. Puluhan Pinisi diam terpaut di pelabuhan tua, di utara Makassar. Para anak buah kapal lelap dalam lelahnya. Hanya perahu kecil yang satu-dua meliuk di dermaga yang sesak itu. Perahu yang berpencar kembali ke pulau-pulau dari beranda Makassar, Pangkep hingga Barru. Siang itu saya sungguh rindu untukContinue reading “Bersua Haji Muhlis di Paotere”

Remah Catatan dari "Studium Generale" Aco Patunru

Tanggal 13 April 2011 saya beruntung dapat kabar dari Luna Vidya, sahabat yang bekerja untuk Yayasan Bakti, Makassar. Dia kabarkan pada pukul 10.00 wita, akan ada “Stadium Generale” oleh Dr. Arianto A.Patunru di Unhas. Anto atau Aco, begitu dia kerap dipanggil adalah sahabat yang saya follow di Twitter. Aco adalah salah satu sumber rujukan reliableContinue reading “Remah Catatan dari "Studium Generale" Aco Patunru”

Dua Catatan "Tiba-Tiba"

Kota Adalah… Kota adalah ladang para jelata dan tuan tanah memeram angan-angan, juga kesempatan meraih ujung tiang pancang keabadian. Juga akumulasi hasrat si papa dan si tuna. Yang papa menanak batu, si tuan tanah menetek pada kakek-neneknya sampai kenyang. Di kota, mereka tak saling kenal. Orang dari Kota, pria atau wanita mungkin seperti ini: Biasa,Continue reading “Dua Catatan "Tiba-Tiba"”