Ancaman di Balik Pesona Wisata Air Panas

Seorang anak usia belasan berdiri mematung tidak jauh dari gerobak penjaja makanan yang berjejer semakin mendekat ke kaki bukit. Di tangannya menggantung satu cambuk kuda. Ada kuda cokelat berkulit licin di sampingnya. Saya bergeser ke toko souvenir dan membeli baju anak-anak bertuliskan “Wisata Ciater”. Di dekat penjual pakaian terdapat pasar buah, horizontal ke arah kakiContinue reading “Ancaman di Balik Pesona Wisata Air Panas”