Menunggu Bocoran Tuan Assange

Siapa tokoh paling menggemparkan sekaligus mengagumkan tahun ini? Jika terkait news maker maka Julian Assange-lah orangnya. Lelaki kelahiran Australia dan telah wara-wiri di dunia maya sejak mendirikan portal berita wikileaks.com menjadi incaran jurnalis dunia karena rilisnya yang menyerang praktek politik Amerika. Wikileaks menganggapnya sarat kekejaman.

Dia tampil di kanal Aljazeera malam ini dan mengikrarkan bahwa tekadnya untuk menyebarkan berita-berita penting akan terus dilakukannya. Salah satu yang disebutkan di berita itu adalah laporan adanya penyiksaan tentara India pada tawanan asal Kashmir. Ada penyiksaan (torture) di sana, demikian dugaan Wikileaks. Berita ini menyusul penyiksaan oleh tentara Amerika di Irak, Afghanistan dan beberapa wilayah lainnya.

Bukan hanya itu, setelah membuat panas dingin Amerika dengan banyaknya bocoran (kawat) diplomatik yang menempatkan negeri adidaya itu di ujung tanduk kegalauan. Julian Assange kembali mengancam membocorkan berita-berita rahasia lainnya.

Setelah dipenjara selama 9 hari, pendiri WikiLeaks Julian Assange bebas dengan jaminan. Namun dia semakin gigih untuk membocorkan dokumen-dokumen rahasia. Aljazeera menampilkan Tuan Assange di depan kediaman Vaughan Smith, aktivis media di London yang memberinya tumpangan. Assange dikenai jam malam. wajib lapor ke polisi setiap hari.

Apa yang menarik dari cerita di atas bahwa internet telah menjadi begitu ampuh untuk “mengancam” segala kebijakan pemerintah, bahkan Negara setangguh Amerika pun bisa dibuat takut.  Bocoran Assange akan menjadi pukulan balik bagi Amerika, semisal semakin bertambahnya kebencian warga Irak atau Afghanistan karena ada berita kekerasan tentara Amerika itu. Atau mungkin semakin bertambahnya tensi konflik di wilayah Kashmir antara tentara India dan separatis Kashmir.

Assange yang telah diinterogasi oleh otoritas Amerika mengaku tidak gentar dengan gertakan Amerika. Dia terus berjuang untuk menyuarakan fakta dan segala yang terkait dengan kebijakan politik, praktek diplomasi dan segala yang berbau manipulasi. Yang pasti, tidak mungkin Wikileaks merilis berita itu jika tidak ada orang dalam di institusi pemerintahan Amerika yang membocorkannya.

Konon, Indonesia adalah salah satu Negara yang juga was-was dengan manuver Wikileaks ini. Beberapa pihak menyebut ada kawat rahasia dari Amerika terkait proses pemilu di Indonesia pada tahun 2009. Mari kita tunggu bocoran berita lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: