Mengapa Bong Tinggal Kelas

Tamarunang, Gowa pada satu pagi yang cerah di hari libur nasional tepatnya Kamis, tanggal 13 Mei 2010. Tidak jauh dari batang sungai Jeneberang. Belasan anak-anak antara 8 hingga 14 tahun sedang main bola di depan rumah kami. Rumah kami bersebelahan dengan rumah Haris Rasyid, staf pada Kantor Infokom Gowa dan mantan ketua RW 06, lingkunganContinue reading “Mengapa Bong Tinggal Kelas”

Anak-Anak, Kita dan Goda Internet

Si sulung Intan kini sumringah. Bangga sejajar teman sekelasnya karena telah punya akun jejaring sosial. Khalid Adam, adiknya tidak mau kalah, merengek dibuatkan akun walau saya tolak. Dunia internet semakin dekat ke mereka, dunia yang disebut sebagai pemicu merebaknya gambar mesum, aksi tak senonoh. Dari koleksi vulgar anggota dewan, artis, pegawai negeri hingga adegan mesumContinue reading “Anak-Anak, Kita dan Goda Internet”

Kompasianer di CCC, Bincang Konten Hingga Curhat Yusran

Kasus korupsi sedikitnya Rp 4 miliar pada pembebasan lahan pembangunan gedung Clebes Convention Center (CCC) di Jl. Metro Tanjung Bunga, Makassar sedang bergulir di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Namun kabar itu seperti tidak terasa pada pelaksaanaan Kompas Gramedia Fair, 27 April – 2 Mei 2010 di Gedung berperkara milik pemerintah tersebut. Warga hilir mudik keluarContinue reading “Kompasianer di CCC, Bincang Konten Hingga Curhat Yusran”

Menyoal Predikat Miskin

“Sotta!” Kata anak saya ke teman mainnya saat kerja kelompok. Dia mengatai temannya sok tahu saat si teman menyebut sesuatu yang tidak jelas dalilnya. Lalu, lelaki usil pada perempuan, suka menggoda, dalam bahasa Makassar disebut lale, maleda’ dalam bahasa Luwu. Anak baru gede atau remaja yang kerap menulis dengan gaya nyeleneh di Jakarat semisal “ny3l3n3h,Continue reading “Menyoal Predikat Miskin”