Cerita Dari Bedah Buku, "Sandeq, Perahu Tercepat Nusantara"

Tanggal 07 Nopember 2009, saya diminta memandu (dan dengan diam-diam menuliskan beberapa hal) diskusi buku berjudul “Sandeq, Perahu Tercepat Nusantara (SPTN)”, penulisnya Muhamad Ridwan Alimuddin. Bagi kebudayaan maritim Mandar, penulis yang lahir di Tinambung pada 23 Deesember 1978 merupakan nama yang sangat layak diapresiasi. Saya mengenalnya saat tahun 1999, saat masih berstatus mahasiswa pada FakultasContinue reading “Cerita Dari Bedah Buku, "Sandeq, Perahu Tercepat Nusantara"”

Pasima Daeng Raga, Naik Haji Dengan Mengarungi Samudera

Lelaki bersongkok putih ini membuka isi dompetnya. Bukan uang yang diperlihatkannya tapi foto. Di sana terdapat sepasang wajah bersih, sang lelaki terlihat tersenyum di dekat seorang wanita berkacamata. Foto itu terlihat masih terang dan indah. “Ini foto bersama istri saya saat menunaikan ibadah haji pada tahun 1977″ Katanya dalam bahasa Makassar. Saya juga melihat beberapaContinue reading “Pasima Daeng Raga, Naik Haji Dengan Mengarungi Samudera”

Daeng Ngewa, Kini Bisa Mengayuh Becak Lagi

Beberapa minggu lalu, saya menceritakan di FB tentang Daeng yang setiap pagi mengantar anak saya ke sekolah. Namanya Daeng Ngewa, umur 42 tahun. Saat itu saya membesuknya karena menurut cerita tetangga dia sedang merana oleh hasil diagnosa dokter. Dokter menyebut ada penyumpatan di “vesica urinarianya”, atau bahasa sederhananya ada penyumbatan oleh benda asing di saluranContinue reading “Daeng Ngewa, Kini Bisa Mengayuh Becak Lagi”

Kisah Sedih Para Pencari Rajungan di Kassi Lompo

Anto adalah pemuda piatu yang bekerja sebagai pencari kepiting rajungan. Kini, dia terlihat murung. Perahu sampannya yang terbuat dari fiberglass seharga empat juta raib tak tahu dimana rimbanya. Bersama sampannya, mesin tempel berdaya 5 tenaga kuda juga hilang. Ini bukan kejadian pertama kali, sebelumnya dalam dua bulan terakhir, 3 mesin tempel dan satu bodi perahuContinue reading “Kisah Sedih Para Pencari Rajungan di Kassi Lompo”