Dewa Bumi Yang Menjaga Galesong

Suatu pagi tanggal 26 Januari 2009 di Kampung Lanna, Galesong. Pada ruas jalan berpasir dengan hamparan tipis kerikil, matahari mulai meninggi. Di lokasi yang hanya berjarak puluhan meter dari tepi pantai itu, saya awalnya hanya bermaksud mampir sejenak, memotret sebuah bangunan yang didominasi warna merah. Bangunan bertingkat dua itu tampak tak lazim. Saya lalu mencatat… Read More Dewa Bumi Yang Menjaga Galesong

Bertemu Suryana, Peneliti Kepiting Asal Pinrang

Siang yang sangat terik di pantai Kassi Lompo, Desa Bontoloe, Galesong Selatan. Seusai shalat Jumat saya bergegas ke lokasi pelatihan fasilitator masyarakat di aula pertemuan Balai Budidaya Air Payau Galesong. Karena masih beberapa menit acara berlangsung, saya menuju ke salah satu bagian kompleks budidaya air payau terbesar di Sulawesi ini. Dari jarak 50 meter, saya… Read More Bertemu Suryana, Peneliti Kepiting Asal Pinrang

Cerita Dari Bedah Buku, "Sandeq, Perahu Tercepat Nusantara"

Tanggal 07 Nopember 2009, saya diminta memandu (dan dengan diam-diam menuliskan beberapa hal) diskusi buku berjudul “Sandeq, Perahu Tercepat Nusantara (SPTN)”, penulisnya Muhamad Ridwan Alimuddin. Bagi kebudayaan maritim Mandar, penulis yang lahir di Tinambung pada 23 Deesember 1978 merupakan nama yang sangat layak diapresiasi. Saya mengenalnya saat tahun 1999, saat masih berstatus mahasiswa pada Fakultas… Read More Cerita Dari Bedah Buku, "Sandeq, Perahu Tercepat Nusantara"

Pasima Daeng Raga, Naik Haji Dengan Mengarungi Samudera

Lelaki bersongkok putih ini membuka isi dompetnya. Bukan uang yang diperlihatkannya tapi foto. Di sana terdapat sepasang wajah bersih, sang lelaki terlihat tersenyum di dekat seorang wanita berkacamata. Foto itu terlihat masih terang dan indah. “Ini foto bersama istri saya saat menunaikan ibadah haji pada tahun 1977″ Katanya dalam bahasa Makassar. Saya juga melihat beberapa… Read More Pasima Daeng Raga, Naik Haji Dengan Mengarungi Samudera

Daeng Ngewa, Kini Bisa Mengayuh Becak Lagi

Beberapa minggu lalu, saya menceritakan di FB tentang Daeng yang setiap pagi mengantar anak saya ke sekolah. Namanya Daeng Ngewa, umur 42 tahun. Saat itu saya membesuknya karena menurut cerita tetangga dia sedang merana oleh hasil diagnosa dokter. Dokter menyebut ada penyumpatan di “vesica urinarianya”, atau bahasa sederhananya ada penyumbatan oleh benda asing di saluran… Read More Daeng Ngewa, Kini Bisa Mengayuh Becak Lagi