Baba Guru, Mengenang Film Rhoma Irama di Klenteng Galesong

“Hadirilah…, banjirilah pemutaran film terbaik tahun ini, dengan bintang utama ….Aaaaa. Raaaaafiq…!!!”. Mobil bak terbuka digeber, asap panjang meliuk dari knalpot. Suara Nawir meraung dari loudspeaker. Lengkingan cempreng itu menyebar ke segenap penjuru kampung. Mobil bergerak dari Pasar Takari di Galesong Kota hingga kampung-kampung di sekitarnya. Riuh sekali. Fragmen di atas adalah suasana promosi menjaring… Read More Baba Guru, Mengenang Film Rhoma Irama di Klenteng Galesong

Geliat Ekonomi Kerakyatan di BPR Galesong

Suasana sedang terik di wilayah Kecamatan Galesong, Takalar pada pertengahan bulan Mei 2009. Setelah melewati jalan poros Limbung-Galesong, saya berbelok ke selatan pada jalan tak beraspal. Warga menyebutnya jalan pengerasan. Debu meliuk-liuk dihembus angin musim Timur. Motor saya berhenti di depan rumah yang terlihat berbeda dengan rumah-rumah warga lainnya. Rumah batu, demikian warga menyebut bangunan… Read More Geliat Ekonomi Kerakyatan di BPR Galesong

Assirondo-rondoang, Kebersamaan Menaklukkan Bukit Cadas

Perempuan paruh baya berkacamata tebal dan berjilbab abu abu itu melangkah begitu ringan. Sementara saya yang berjalan bersamanya, beberapa kali berhenti menyeka keringat, memandang ke puncak bukit yang kami tuju dan bertanya setengah putus asa, “Masih jauh?”. Ia terlihat perkasa dengan sepatu boot karet. Dengan gesitnya ia terus melangkah ke arah kebun di bukit Tandaera,… Read More Assirondo-rondoang, Kebersamaan Menaklukkan Bukit Cadas

Mencicipi Aroma Labbakkang di Kendari

Pada satu kesempatan, saya bertemu dengan salah seorang kepala biro di lingkup pemprov Sulsel yang kebetulan sedang berada di Kendari. Ia bercerita tentang berburu makanan khas di Kota Kendari. “Kalau ke luar kota jangan cari makanan yang banyak dijumpai di Makassar, cobalah cari makanan khas Sulawesi Tenggara,” katanya. Saat itu pilihan saya sudah jatuh, yaitu… Read More Mencicipi Aroma Labbakkang di Kendari

Orang Bajo dan Pohon Bakau Yang Tersisa Di Soropia

Setelah diguyur hujan semalam, pagi itu Kota Kendari sedang cerah. Kami meninggalkan kota menuju arah pesisir timur. Setelah melewati Kampung Salo dan Kessi Lampe, pandangan kami tertuju pada pohon-pohon bakau yang rindang dan padat. Pohon-pohon yang menghijau di sepanjang teluk Kendari. Pemandangan itu menjadi tak biasa karena vegetasi ini memang teramat langka dijumpai di kota… Read More Orang Bajo dan Pohon Bakau Yang Tersisa Di Soropia